Berita
Harga Lahan Industri akan mengalami Kenaikan
Selasa, 01 November 2011 18:03 WIB | Dibaca 333 kali

Berita Terkait
- Perbaikan Jalan Di Cicalengka Barat Membahayakan Pengendara
- Bupati Garut memberikan penghargaan kepada pemuda berprestasi
- SMA 11 adakan FUN BIKE sebagai ajang silaturahmi
- Pembangunan Cabel Car Direncanakan Mulai Awal Tahun 2011
- Kelompok sadar keselamatan diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan LANTAS
Harga tanah yang cukup tinggi di daerah kawasan industri akang menghambat investasi pemasukan. Saat ini harga tanah,khusus nya di daerah perkotaan diakibatkan oleh minim nya persediaan lahan tanah di daerah perkotaan khususnya di daerah industri.banyak para investor luar yang semakin lama semakin gencar menanamkan modal mereka,kemudian membangun sebuah pabrik.
Menteri Perindustrian MS Hidayat dalam kesempatan nya di Jakarta(1-10-2011)memberikan contoh, bahwa investor asal Taiwan saat ini belum mendapatkan lahan seluas 750 hektare (ha) karena harganya terlalu mahal. “Meningkatnya jumlah investasi di Indonesia membuat tanah di beberapa kawasan industri seperti daerah bekasi dan daerah Karawang habis terjual.
Oleh karena itu,menurut pak menteri, salah satu solusi dari permasalahan ini adalah dengan membuka dan membuat lahan kawasan industri baru.
Sedangkan Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Dedi Mulyadi mengatakan bahwa hingga bulan Oktober 2011 ini angka penggunaan kawasan industri sudah mencapai 1.000 ha. Jumlah itu mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2010 yang hanya sebesar 520 ha.
Banyak alasan mengapa hal ini mengalami kenaikan,salah satu nya diisebabkan adanya keinginan untuk melakukan ekspansi pabrik di tahun ini sangat tinggi. Sementara itu menurut nya,ada beberapa kawasan yang dianggap memiliki prospek untuk dikembangkan menjadi kawasan industri antara lain adalah di sekitar wilayah Cikampek dan Cirebon.
Sementara, Akhir akhir ini,bencana yang terjadi di Jepang dan Thailand membuat investasi mendongkrak tajam di Indonesia. Sejumlah perusahaan besar seperti Denso dan Toyota merencanakan untuk berinvestasi di sektor automotif. (yogi/Ro/PJTV2011)
Menteri Perindustrian MS Hidayat dalam kesempatan nya di Jakarta(1-10-2011)memberikan contoh, bahwa investor asal Taiwan saat ini belum mendapatkan lahan seluas 750 hektare (ha) karena harganya terlalu mahal. “Meningkatnya jumlah investasi di Indonesia membuat tanah di beberapa kawasan industri seperti daerah bekasi dan daerah Karawang habis terjual.
Oleh karena itu,menurut pak menteri, salah satu solusi dari permasalahan ini adalah dengan membuka dan membuat lahan kawasan industri baru.
Sedangkan Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Dedi Mulyadi mengatakan bahwa hingga bulan Oktober 2011 ini angka penggunaan kawasan industri sudah mencapai 1.000 ha. Jumlah itu mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2010 yang hanya sebesar 520 ha.
Banyak alasan mengapa hal ini mengalami kenaikan,salah satu nya diisebabkan adanya keinginan untuk melakukan ekspansi pabrik di tahun ini sangat tinggi. Sementara itu menurut nya,ada beberapa kawasan yang dianggap memiliki prospek untuk dikembangkan menjadi kawasan industri antara lain adalah di sekitar wilayah Cikampek dan Cirebon.
Sementara, Akhir akhir ini,bencana yang terjadi di Jepang dan Thailand membuat investasi mendongkrak tajam di Indonesia. Sejumlah perusahaan besar seperti Denso dan Toyota merencanakan untuk berinvestasi di sektor automotif. (yogi/Ro/PJTV2011)
Anda dapat memberikan komentar tentang Harga Lahan Industri akan mengalami Kenaikan dengan menggunakan form dibawah ini .

Komentar via Facebook