
- Keluarga Balita Yang Tewas Tertimpa Timbangan Posyandu Di Sukabumi Menuntut Pertanggung Jawaban
- Satu Wisatawan Lokal Yang Hilang Di Pelabuhan Ratu Belum Ditemukan
- Dishub Kabupaten Bandung Akan Bangun 63 Shelter Penumpang
- Unjuk Rasa Dua Kubu Ormas Di Sukabumi Diwarnai Kericuhan
- Polrestabes Bandung Tetapkan Pengemudi Avanza Menjadi
SUKABUMI – Enam belas santri yang berasal dari pondok pesantren di Kampung Babakan Kecamatan Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi mengalami keracunan sejak kamis malam (14/06/12) sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Samsudin Kota Sukabumi. Para korban mengalami mual, muntah serta buang air besar secara terus menerus. Pihak rumah sakit yang menangani para korban keracunan langsung memberikan cairan tambahan berupa infus untuk memulihkan kondisi mereka. Peristiwa keracunan ini terjadi setelah para korban mengkonsumsi susu kemasan yang dibeli dari salah satu supermarket di Jalan Raya Sukaraja Sukabumi, namun setelah dikonsumsi, beberapa jam kemudian para korban mengalami mual-muntah hingga buang air besar.
Pengurus pondok pesantren mengaku membeli susu tersebut karena harganya sedang diskon besar besaran bahkan tanggal kadaluarsa yang tertera dalam label kemasan susu tersebut pun masih layak dikonsumsi.
Dugaan sementara pemicu keracunan ini akibat dimasak terlebih dahulu. Meski warga juga mengaku ada juga yang mengkonsumsi susu secara langsung namun tetap mengalami keracunan.
“Dari data rekam medis seluruh pasien yang dirujuk kerumah sakit mengeluhkan mual serta muntah setelah mengkonsumsi susu kemasan dan seluruhnya telah mendapatakan penganganan hingga kondisinya berangsur pulih dan beberepa diantaranya sudah dipulangkan” jelas Soni Ardiansayah, Kepala Unit Layanan Medis Rumah Sakit Samsudin.
Sedangkan untuk memastikan penyebab keracunan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi langsung menerjunkan tim guna menarik sampel susu kemasan dari warga untuk selanjutnya diteliti di laboratorium.
Ujang Heryaman, Sukabumi - Jawa Barat

Komentar via Facebook