Berita Olahraga
Grup Neraka? Siapa Takut!
Kamis, 20 Oktober 2011 09:45 WIB | Dibaca 507 kali

JAKARTA - Asa timnas U-23 untuk
meraih emas SEA Games XXVI bakal dilalui dengan perjuangan superberat.
Sebab, Egi Melgiansyah dkk tergabung dalam grup neraka .Dari hasil drawing cabang olahraga (cabor) sepak bola di Studio 4 RCTI,
Kebon Jeruk, Jakarta, kemarin sore (19/10), tim asuhan Rahmad Darmawan
itu akan meladeni juara bertahan Malaysia, Thailand, Singapura, dan
Kamboja di grup A. Di atas kertas, Kamboja masih bisa diatasi skuad
Garuda muda.
Nah, Thailand adalah pengoleksi gelar terbanyak di SEA games. Mereka telah mengoleksi sebelas medali emas di cabor favorit tersebut. Juara bertahan Malaysia akan datang dengan kekuatan mayoritas pemain yang Desember 2010 meraih trofi Piala AFF.
Tetapi, pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan menyatakan tak gentar dengan hasil yang undian itu. Rahmad yakin, timnya bisa bersaing dan mewujudkan target meraih emas untuk kali pertama sejak 1991.
"Seperti yang pernah saya katakan, kita siap melawan tim mana pun. Inilah yang terbaik," tutur Rahmad setelah memimpin latihan di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK) kemarin sore. Mantan pelatih Persipura, Sriwijaya FC, dan Persija itu menyatakan, tidak ada istilah grup neraka dalam kamusnya. "Peluang semua tim sama," ucapnya.
Rahmad menuturkan, saat ini tim pelatih tinggal melakukan polesan akhir pada timnya. Situasi internal di dalam tim juga sangat kondusif.
Setelah drawing, Sekjen Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) Dato" Azzudin Ahmad mengatakan bahwa persaingan di grup A akan sangat ketat. "Di Malaysia, ini namanya kumpulan maut (grup neraka)," jelasnya. "Kami akan beri permainan dan tendangan yang hebat. Semua tim pasti punya persiapan matang dan baik," sambung Azzudin.
Sebagai juara bertahan, kata Azzudin, Malaysia akan berjuang untuk kembali membawa pulang medali emas dari cabor paling bergengsi tersebut. Dia mengatakan, tekanan untuk mempertahankan gelar pasti ada.(sumber ; www.jpnn.com)
Sementara itu, Vietnam mendapat lawan yang relatif lebih mudah di grup B. Vietnam merasa senang dengan hasil drawing kemarin. "Kami beruntung berada di grup B. Tetapi, dalam dunia sepak bola, apa saja bisa terjadi," papar Sekjen Federasi Sepakbola Vietnam Tran Quoc Tuan.
Menurut Tran, di grup B, Laos adalah tim yang perlu mendapat perhatian lebih. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola Laos berkembang bagus.
Di tempat yang sama, Sekjen Federasi Sepak Bola Timor Leste Amando De Arajuo menegaskan, timnya tak gentar meski selama ini belum bisa bicara banyak di level ASEAN. "Kami merasa tertantang. Kami rasa, peluang kami untuk lolos ke babak berikutnya tetap ada," katanya.
Nah, Thailand adalah pengoleksi gelar terbanyak di SEA games. Mereka telah mengoleksi sebelas medali emas di cabor favorit tersebut. Juara bertahan Malaysia akan datang dengan kekuatan mayoritas pemain yang Desember 2010 meraih trofi Piala AFF.
Tetapi, pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan menyatakan tak gentar dengan hasil yang undian itu. Rahmad yakin, timnya bisa bersaing dan mewujudkan target meraih emas untuk kali pertama sejak 1991.
"Seperti yang pernah saya katakan, kita siap melawan tim mana pun. Inilah yang terbaik," tutur Rahmad setelah memimpin latihan di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK) kemarin sore. Mantan pelatih Persipura, Sriwijaya FC, dan Persija itu menyatakan, tidak ada istilah grup neraka dalam kamusnya. "Peluang semua tim sama," ucapnya.
Rahmad menuturkan, saat ini tim pelatih tinggal melakukan polesan akhir pada timnya. Situasi internal di dalam tim juga sangat kondusif.
Setelah drawing, Sekjen Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) Dato" Azzudin Ahmad mengatakan bahwa persaingan di grup A akan sangat ketat. "Di Malaysia, ini namanya kumpulan maut (grup neraka)," jelasnya. "Kami akan beri permainan dan tendangan yang hebat. Semua tim pasti punya persiapan matang dan baik," sambung Azzudin.
Sebagai juara bertahan, kata Azzudin, Malaysia akan berjuang untuk kembali membawa pulang medali emas dari cabor paling bergengsi tersebut. Dia mengatakan, tekanan untuk mempertahankan gelar pasti ada.(sumber ; www.jpnn.com)
Sementara itu, Vietnam mendapat lawan yang relatif lebih mudah di grup B. Vietnam merasa senang dengan hasil drawing kemarin. "Kami beruntung berada di grup B. Tetapi, dalam dunia sepak bola, apa saja bisa terjadi," papar Sekjen Federasi Sepakbola Vietnam Tran Quoc Tuan.
Menurut Tran, di grup B, Laos adalah tim yang perlu mendapat perhatian lebih. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola Laos berkembang bagus.
Di tempat yang sama, Sekjen Federasi Sepak Bola Timor Leste Amando De Arajuo menegaskan, timnya tak gentar meski selama ini belum bisa bicara banyak di level ASEAN. "Kami merasa tertantang. Kami rasa, peluang kami untuk lolos ke babak berikutnya tetap ada," katanya.
Saksikan selalu Halo Bandung setiap pagi dan Sore yang menyampaikan informasi terkini tentang kota bandung dan jawa Barat. Hanya di PJTV.
1
widy wiranataSenin, 07 November 2011 08:48 WIB
go go indonesia!!!
Anda dapat memberikan komentar tentang Grup Neraka? Siapa Takut! dengan menggunakan form dibawah ini .
GOROWOK PERSIB
Tong ngaku urang Bandung mun teu resep persib mah, tah bobotoh sadayana, di PJTV mah aya GOROWOK PERSIB nu tangtuna siap dug hulu pet sirah bebelaan mere sumanget sangkan Persib jadi juara ...
Tong ngaku urang Bandung mun teu resep persib mah, tah bobotoh sadayana, di PJTV mah aya GOROWOK PERSIB nu tangtuna siap dug hulu pet sirah bebelaan mere sumanget sangkan Persib jadi juara ...

Komentar via Facebook