PJTV Bandung Official Website
Jawa Barat
PENDERITA GANGUAN JIWA DI CIANJUR DIPASUNG SELAMA 4 TAHUN

Oleh Yana Aria | Jum'at, 09 Desember 2016 10:13 WIB | 522 Views
PENDERITA GANGUAN JIWA DI CIANJUR DIPASUNG SELAMA 4 TAHUN

Ujang Anwar 28 tahun, warga kampung pawenang, kelurahan muka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, salah seorang penderita gangguan jiwa, akhirnya dibebaskan oleh komunitas sehat jiwa Cianjur. Ujang yang sering mengamuk dan melukai warga ini, dipasung selama 4 tahun didalam ruangan tanpa penerangan dan gelap oleh keluarganya. Ujang yang menderita penyakit psykisopenia akut ini setiap hari sering mengamuk dan berteriak, agar tidak mengamuk serta melukai warga setempat, ujang terpaksa ditempatkan didalam ruangan dengan kondisi terkunci. Naasnya, selama 4 tahun pasung ujang tak pernah mandi maupun keluar menghirup udara. Nurhamid, Komunitas Sehat Jiwa. Iyep Yudiana, Koord Kesehatan Depkes.
Untuk memulihkan kondisinya, komunitas sehat jiwa bersama tim medis dari kementrian kesehatan dan kementrian sosial membebaskan ujang dari keterbelakangan. Sebelum dibawa ke rumah sakit oleh tim medis. Bahkan, Ujang terlebih dahulu dimandikan serta diberi pakain bersih untuk dibawa ke Rumah Sakit Marjuki Mahdi Cilendek, Bogor.
 
Yana Aria, Cianjur, Jawa Barat.



Tags



Jawa Barat Lainnya
RODA PEMERINTAHAN KOTA CIMAHI TIDAK TERGANGGU PASCA DITANGKAPNYA ATTY
Jum'at, 09 Desember 2016 10:12 WIB
RODA PEMERINTAHAN KOTA CIMAHI TIDAK TERGANGGU PASCA DITANGKAPNYA ATTY
Pasca tertangkapnya walikota Cimahi nonaktif, Atty Suharty oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada jumat lalu, membuat wakil walikota Sudiarto, kini menjadi PLT walikota Cimahi. Bahkan Sudiarto pun tetap menjalankan roda pemerintahan Cimahi seperti biasa, dan tidak ada gangguan untuk melayani masyarakat.
PEMKOT CIMAHI AKAN BERIKAN BANTUAN HUKUM TERHADAP ATTY SUHARTY
Jum'at, 09 Desember 2016 10:11 WIB
PEMKOT CIMAHI AKAN BERIKAN BANTUAN HUKUM TERHADAP ATTY SUHARTY
Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, mengaku akan memberikan bantuan hukum untuk membantu kasus yang menjerat walikota cimahi nonaktif, Atty Suharty. Dalam pemberitaan sebelumnya, Atty diciduk oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) bersama suaminya Itoc Tohija, karena terlibat kasus suap, proyek pasar atas tahap 2.
RATUSAN PENYANDANG DISABILITAS IKUTI RELI TONGKAT
Jum'at, 09 Desember 2016 10:10 WIB
RATUSAN PENYANDANG DISABILITAS IKUTI RELI TONGKAT
Dalam rangka hari disabilitas internasional, ratusan penyandang disabilitas tuna netra menggelar lomba ketangkasan reli tongkat di Wiyataguna Kawasan Pajajaran Kota Bandung, rabu pagi. Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk mengukur perhatian serta konsistensi pemerintah dalam melaksanakan sesuai amanat undang undang dan perda tentang penyandang disabilitas khusus dibidang penyediaan lapangan kerja dan aksesibilitas jalan trotoar.
RATUSAN BURUH DESAK DEWAN PENGUPAHAN SEGERA TENTUKAN NILAI UPAH PABRIK SEPATU
Jum'at, 09 Desember 2016 10:08 WIB
RATUSAN BURUH DESAK DEWAN PENGUPAHAN SEGERA TENTUKAN NILAI UPAH PABRIK SEPATU
Ratusan buruh pabrik sepatu, GSI Sukabumi Jawa Barat, kembali mendatangi balai pendopo Kabupaten Sukabumi, meminta kejelasan upah sektor pabrik sepatu kepada Bupati Sukabumi. Kedatangan para buruh ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap dewan pengupahan yang belum juga menentukan serta merekomendasikan nilai upah sektoral pabrik sepatu.




alat pemadam api
alat pemadam api
Rabu, 15 Februari 2017 18:12 WIB
tolong dong kasihan masa di pasung sampai dengan 4 tahun, kemana parawarga sekitar, gak tega bacanya. top buat PJTV BANDUNG OFFICIAL WEBSITE update terus info menarik di dunia website

Anda dapat memberikan komentar tentang PENDERITA GANGUAN JIWA DI CIANJUR DIPASUNG SELAMA 4 TAHUN dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar
Masukan tulisan disamping



Galeri Photo
TEMBANG-TEMBANG TOP HITS

Tembang-tembang sunda paling hits akan hadir setia menemani waktu bersantai pemirsa PJTV.

Ragam
Rabu, 08 April 2015 13:16 WIB
COLENAK MURDI KULINER BERSEJARAH KHAS BANDUNG

Peringatan Konferensi Asia Afrika di kota Bandung tahun 1955 silam ternyata tak hanya meninggalkan sejarah tentang kemandirian bangsa-bangsa di Asia dan Afrika saja, namun salah satu sajian kuliner yang disuguhkan kepada pimpinan negara kala itu tetap mahsur hingga kini. Yakni colenak murdi putra.