Inspirasi
Nasib Korea Utara
Rabu, 23 November 2011 10:05 WIB | Dibaca 544 kali

Radio Free Asia (RFA), sebuah organisasi nirlaba yang mengoperasikan stasiun radio dan juga sumber berita internet, baru-baru ini menerbitkan sebuah cerita tentang selebriti Korea Utara yang dilupakan akibat Hallyu Wave. Rupanya, film dan drama Korea Selatan menyebar seperti api di dalam negeri yang terisolasi tersebut dan melahap film-film berkualitas rendah Korea Utara.
Menurut orang dalam dari Korea Utara, “Saya tidak tahu apa-apa tentang lagu baru Korea Utara ataupun film yang telah dirilis. Hanya ada 3-4 film yang diproduksi setiap tahun, tapi karena ada film Korea Selatan begitu banyak bermunculan, tidak ada yang dapat memberikan perhatian pada kami...” jelasnya.
Bukan hanya film Korea Utara memiliki kualitas rendah karena anggaran tidak mencukupi, mereka tidak dapat memiliki kreativitas serta dianggap membosankan karena semua materi hanya memuji keluarga Kim Il Sung. Dengan demikian, dilaporkan bahwa para warga negara dan juga pemuda disana sama sekali mengabaikan film dan hiburan yang dihasilkan dari negara mereka sendiri.
Selebriti Korea Utara menderita secara signifikan karena Hallyu Wave, terutama karena selebriti Korea Selatan yang mendapatkan banyak popularitas, sementara selebriti Korea Utara kini telah terlupakan. Beberapa orang dalam menyatakan, “Orang-orang yang terkait dengan bisnis hiburan Korea Utara mengabaikan tuntutan rakyat dan semata-mata fokus pada propaganda Kim Jong Il. Orang dapat memperkirakan akhir dari industri hiburan Korea Utara.”
Para pemuda Korea Utara yang membelot dari negara tersebut dan menyebutkan beberapa nama bintang dalam beberapa film Korea Selatan termasuk ‘Stairway to Heaven’ dan ‘Scent of a Man’, sementara itu mereka tidak mampu untuk mengingat setiap nama aktor / aktris dari film Korea Utara.
Menurut orang dalam dari Korea Utara, “Saya tidak tahu apa-apa tentang lagu baru Korea Utara ataupun film yang telah dirilis. Hanya ada 3-4 film yang diproduksi setiap tahun, tapi karena ada film Korea Selatan begitu banyak bermunculan, tidak ada yang dapat memberikan perhatian pada kami...” jelasnya.
Bukan hanya film Korea Utara memiliki kualitas rendah karena anggaran tidak mencukupi, mereka tidak dapat memiliki kreativitas serta dianggap membosankan karena semua materi hanya memuji keluarga Kim Il Sung. Dengan demikian, dilaporkan bahwa para warga negara dan juga pemuda disana sama sekali mengabaikan film dan hiburan yang dihasilkan dari negara mereka sendiri.
Selebriti Korea Utara menderita secara signifikan karena Hallyu Wave, terutama karena selebriti Korea Selatan yang mendapatkan banyak popularitas, sementara selebriti Korea Utara kini telah terlupakan. Beberapa orang dalam menyatakan, “Orang-orang yang terkait dengan bisnis hiburan Korea Utara mengabaikan tuntutan rakyat dan semata-mata fokus pada propaganda Kim Jong Il. Orang dapat memperkirakan akhir dari industri hiburan Korea Utara.”
Para pemuda Korea Utara yang membelot dari negara tersebut dan menyebutkan beberapa nama bintang dalam beberapa film Korea Selatan termasuk ‘Stairway to Heaven’ dan ‘Scent of a Man’, sementara itu mereka tidak mampu untuk mengingat setiap nama aktor / aktris dari film Korea Utara.
Ingin dapat Update Tentang Teknologi Informasi? Saksikan selalu Program TechnoCafe, sebuah acara yang mengupas tentang Teknologi Informasi dan Komunikas, setiap Minggu Pukul 19.00 WIB, Hanya di PJTV.
Anda dapat memberikan komentar tentang Nasib Korea Utara dengan menggunakan form dibawah ini .
Handy Craft
Program Handy Craft merupakan salah satu program features yang menayangkan berbagai kreasi kerajinan tangan yang dibuat, dan juga proses pembuatannya termasuk alat dan bahan yang dibutuhkan. ...
Program Handy Craft merupakan salah satu program features yang menayangkan berbagai kreasi kerajinan tangan yang dibuat, dan juga proses pembuatannya termasuk alat dan bahan yang dibutuhkan. ...

Komentar via Facebook
